IHSG Anjlok di Zona Merah pada Awal Pekan, Turun ke Level 6.209,74
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG turun ke 6.209,74 pada Senin (28/9/2026), lebih rendah dari 6.241,89 pada Jumat (25/9/2026). Mayoritas saham (394) melemah, 139 menguat, 175 stagnan. Total transaksi Rp443,99 miliar, volume 2,01 miliar saham. Penurunan dipengaruhi kebijakan suku bunga global higher-for-longer, harga minyak, tekanan Rupiah, dan inflasi domestik. Federal Reserve naik 25 bp pada 16 September, ECB naik 25 bp pada 10 September. BI-Rate dipertahankan 5,75% pada 22-23 September. Rupiah pada Rp17.903 per AS, JISDOR Rp17.917. Cadangan devisa US$146,5 miliar mendukung stabilitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 10.36
BEI Hapus Minimun Harga Saham, IHSG Anjlok 1%
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.10
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.920 Pagi Ini
kumparan · 28 September 2026 pukul 09.07
IHSG Dibuka Melemah 0,52%, Rupiah Anjlok ke Level Rp 17.986 per USD
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.06
Harga Batas Minimum Saham Dihapus, IHSG Dibuka Turun ke Level 6.209
Berita terkait
IHSG Dihantui Suku Bunga Tinggi, Harga Minyak dan Rupiah Jadi Perhatian
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 08.02
Breaking! Rupiah Melemah 0,59%, Dolar AS Tembus Rp17.900
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.22
Bank Indonesia Beberkan Alasan Pertahankan Suku Bunga 5,75%
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.52
BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Ini Alasannya
JawaPos · 23 September 2026 pukul 16.32