Breaking! Rupiah Melemah 0,59%, Dolar AS Tembus Rp17.900
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah 0,59% atau turun menjadi Rp17.900/US$ pada perdagangan Kamis (24/9/2026) sejak pembukaan 0,22% di level Rp17.835/US$. Penurunan 65 poin mengembalikan rupiah ke posisi lebih rendah dari Rp17.795/US$ yang merupakan penutupan Rabu (23/9/2026) setelah terapresiasi 0,31%. Tekanan rupiah dipengaruhi oleh penguatan dolar Amerika Serikat yang menguat 0,04% ke 101,132 dalam indeks DXY. Dolar AS menguat ke level tertinggi hampir dua bulan karena ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang terkonsolidasi oleh pejabat seperti Gubernur Michael Barr yang menyatakan kemungkinan penaikan suku bunga lanjutan jika inflasi tidak mereda. Data ekonomi AS yang memperkuat ekspektasi tersebut meliputi Indeks PMI Komposit AS naik dari 56,0 pada Agustus menjadi 58,4 pada September, level tertinggi sejak Juli 2021, didorong lonjalan pesanan baru namun juga memperkuat permintaan serta harga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.43
Investor Fokus kepada The Fed, Rupiah Kembali Melemah
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.33
Diperberat Sentimen Suku Bunga The Fed, Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp 17.884 per Dolar AS
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 08.30
Suku Bunga AS Berpotensi Naik Lagi, Bos BI Beber Dampaknya
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 07.20
Harga Emas Dunia Turun di Bawah US$ 4.300, Pasar Antisipasi Bunga The Fed
Berita terkait
Rupiah Hari Ini Menguat ke 17.743, Sikap Hawkish The Fed Membayangi
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 11.24
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.710
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.05
Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Ditutup Merosot
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 17.15
The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.753
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 15.49