IHSG Dihantui Suku Bunga Tinggi, Harga Minyak dan Rupiah Jadi Perhatian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG dihantui suku bunga tinggi dengan higher for longer. Federal Reserve naik 25 bp ke 3,75-4,00% pada 16 September 2026, ECB naik 3 suku bunga 25 bp pada 10 September. Harga minyak naik Brent US$100/bbl dan WTI US$92,41/bbl akibat ketegangan AS-Iran dan serangan Houthi di East-West Pipeline Saudi Aramco. Rupiah tekanan di Rp17.903/USD per 25 September 2026 dengan cadangan devisa US$146,5 miliar. Inflasi domestik dan risiko El Nino mempersempit ruang pelonggaran moneter. Investor perlu selektif dalam perdagangan jangka pendek.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.10
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.920 Pagi Ini
kumparan · 28 September 2026 pukul 09.07
IHSG Dibuka Melemah 0,52%, Rupiah Anjlok ke Level Rp 17.986 per USD
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.06
Harga Batas Minimum Saham Dihapus, IHSG Dibuka Turun ke Level 6.209
kumparan · 28 September 2026 pukul 07.10
IHSG Diproyeksi Menguat ke 6.334, Investor Pantau Penerapan Harga Saham Rp 1
Berita terkait
IHSG Anjlok di Zona Merah pada Awal Pekan, Turun ke Level 6.209,74
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 09.16
IHSG Sesi II Ditutup Menguat 0,40% ke Level 6.462
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.35
Citi Indonesia Ungkap Faktor Global dan Domestik yang Dapat Menurunkan Tekanan terhadap Nilai Tukar Rupiah
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.30
Breaking News! IHSG Melesat 1,17%
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 10.13