IHSG Anjlok ke 6.241,89, Sebanyak 557 Saham Berguguran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,90% atau 56,71 poin menjadi 6.241,89 pada perdagangan Jumat (25/9/2026). Tekanan utama datang dari sentimen pasar global yang dipengaruhi kenaikan harga minyak Brent 3,4% menjadi US$106/barrel, imbal hasil US Treasury 10 tahun naik 5,223%, dan kebijakan hawkish Fed. Mayoritas saham (557) berguguran, hanya 118 yang menguat. Volume transaksi Rp9,45 triliun dengan 33,26 miliar saham. Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG menguji level 6.186-6.200.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 15.13
Jelang Akhir Sesi II, IHSG Anjlok 1% ke Level 6.232
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 15.13
Breaking, IHSG Tiba-Tiba Anjlok 1% lebih Jelang Pasar Tutup
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 11.37
IHSG Sesi I Parkir di Zona Merah, Turun 0,5% ke Level 6.263
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.10
Jelang Akhir Pekan IHSG Melemah 0,82% ke 6.247, Saham Bank Jadi Beban
Berita terkait
Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 09.13
IHSG Sesi II Ditutup Menguat 0,40% ke Level 6.462
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.35
Indeks Ditutup di Zona Hijau, Naik ke Level 6.462,43
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 16.25
IHSG Melemah ke 6.436 Menjelang Keputusan Suku Bunga The Fed
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 17.38