Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,08% menjadi 6.463,97 pada pukul 09.09 WIB Selasa (15/9/2026), melemah dari level penutupan sebelumnya 6.534,69. Penurunan didorong tekanan jual pada saham-saham berkapitalisasi besar seperti Bayan Resources (BYAN) -6,8%, BBRI -2,35%, BMRI -2,03%, dan BBCA -1,92%. Sebanyak 297 saham turun, 203 saham naik, dan 463 saham stagnan dengan volume transaksi 2,89 miliar saham bernilai Rp1,63 triliun.
Tekanan domestik datang dari pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara yang menekankan defisit APBN di bawah 3% PDB. Global, konflik Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran pasokan energi, minyak WTI naik 1,24% ke US$102,65/barel, Brent naik 1,18% ke US$106,93/barel. Ekspektasi kebijakan moneter Fed 'higher for longer' dan rapat FOMC 15-16 September memicu aliran modal ke aset negara maju yang menekan rupiah dan pasar lokal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 06.51
IHSG Diproyeksi Variatif, Investor Cermati Minyak, Yield AS hingga Kebijakan Menkeu Baru
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 12.35
Bitcoin Jatuh ke US$76.723, Minyak dan The Fed Jadi Biang Kerok
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 08.23
Kenaikan Suku Bunga 2 Bank Sentral Bisa Menekan Aset Berisiko, Berikut Ramalan IHSG Pekan Ini
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 06.40
Daftar Saham Pendulang Cuan Pekan Ini, Telekomunikasi hingga Energi
Berita terkait
Asing Net Sell Rp664 Miliar di Sesi I, Kompak Lego 10 Saham Ini
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.00
IHSG Berpeluang Uji 6.700, Investor Diminta Waspadai Profit Taking
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 08.28
IHSG Menguat di Awal Bulan, Akankah Mitos September Effect Masih Berlaku?
kumparan · 2 September 2026 pukul 14.01
IHSG Sesi 1 Berakhir di Zona Merah, Turun 0,28% ke 6.581,45
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 12.25