Jelang Akhir Sesi II, IHSG Anjlok 1% ke Level 6.232
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG anjlok lebih dari 1% ke level 6.232,38 pada sesi II Jumat (25/9/2026). Indeks awalnya menguat ke 6.328,41, namun tekanan jual tajam menurunkannya ke 6.235,18 sebelum ditutup di 6.236,53. Volume transaksi mencapai 21,04 miliar saham dengan nilai Rp6,7 triliun. Penurunan dipicu oleh sentimen global terkait kenaikan suku bunga Fed, inflasi AS yang membandel, serta yield Treasury mencapai 5,48% (30 tahun) - tertinggi 22 tahun. Investor menantikan data ekonomi Indonesia termasuk postur APBN 2027 dan kebijakan BI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 16.21
IHSG Anjlok ke 6.241,89, Sebanyak 557 Saham Berguguran
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.23
IHSG Anjlok ke 6.241 Akhiri Pekan Ini, 558 Saham Merah
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 16.01
Rupiah Sempat Tertekan Mendekati 18.000, Sentimen Eksternal Biang Keladinya
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 13.54
Imbal Hasil Obligasi AS Meroket ke Level Tertinggi dalam 22 Tahun
Berita terkait
IHSG Sesi I Parkir di Zona Merah, Turun 0,5% ke Level 6.263
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 11.37
Breaking, IHSG Tiba-Tiba Anjlok 1% lebih Jelang Pasar Tutup
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 15.13
Indeks Ditutup di Zona Hijau, Naik ke Level 6.462,43
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 16.25
IHSG Parkir di Zona Merah, Terkoreksi 0,38% ke level 6.436,85
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.40