Citi Indonesia Ungkap Faktor Global dan Domestik yang Dapat Menurunkan Tekanan terhadap Nilai Tukar Rupiah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Chief Economist Citi Indonesia Helmi Arman menyampaikan bahwa terdapat faktor global dan domestik yang dapat mendukung penurunan tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Dari faktor global, Helmi menyebutkan tren harga minyak dunia yang relatif lebih rendah dibanding kuartal sebelumnya. Perkiraan Citi menunjukkan bahwa jika arus perdagangan minyak di Selat Hormuz kembali normal, pasar minyak akan mengalami surplus sebesar 4 juta barel per hari pada 2027. Selain itu, yield US Treasury khususnya tenor pendek diperkirakan turun hingga akhir tahun karena inflasi inti AS yang menurun dari 2,5% ke 2,2-2,3%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.22
Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat di Level Rp17.694 per USD
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 09.43
BI-Rate diprediksi bertahan di level 5,75 persen pada RDG Agustus 2026
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.00
Video: Bos MI Soal Pasar RI Mulai Pulih Tapi Asing Belum Masuk Lagi
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 13.40
RI Punya Harta Karun di Bawah Bantal, Bisa Saingi China!
Berita terkait
IHSG Dihantui Suku Bunga Tinggi, Harga Minyak dan Rupiah Jadi Perhatian
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 08.02
Bank Indonesia Beberkan Alasan Pertahankan Suku Bunga 5,75%
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.52
BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Ini Alasannya
JawaPos · 23 September 2026 pukul 16.32
Alasan BI Tahan Lagi Suku Bunga 5,75%: Jaga Rupiah!
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.25