IHSG Ditutup Anjlok 1,51%, Penerapan Harga Saham Rp 1 Disebut Ikut Jadi Pemicu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,51% atau 94,033 poin menjadi 6.147,859 pada Senin (28/9) akibat penerapan batas minimum harga saham Rp 1 yang menggantikan batas Rp 50. Analis Panin Sekuritas, Sarkia Adelia Lukman, menjelaskan aturan ini memberi tekanan langsung pada saham yang sebelumnya tertahan di level Rp 50, seperti GOTO yang turun ke ARB Rp 43. Namun, tekanan lain seperti sentimen geopolitik AS-Iran dan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap USD juga berkontribusi pada kemelemahan pasar. Herditya Wicaksana MNC Sekuritas menambahkan bahwa pergerakan IHSG dibebani oleh emiten big caps. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyatakan pelemahan tidak sepenuhnya disebabkan oleh kebijakan baru karena saham di level Rp 50 memiliki bobot kecil terhadap IHSG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 10.36
BEI Hapus Minimun Harga Saham, IHSG Anjlok 1%
Detik.com · 28 September 2026 pukul 16.46
IHSG Nyungsep Usai Batas Saham Gocap Dihapus, Bos Bursa Buka Suara
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.44
IHSG Anjlok 1% dan Dolar AS Nyaris Rp 18.000, Ini Penyebabnya
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.29
IHSG Tergelincir ke 6.147 usai Batas Minimum Saham Dipangkas Jadi Rp1
Berita terkait
IHSG Ditutup Melemah 0,90 Persen, Nilai Tukar Rupiah Ikut Terkoreksi
kumparan · 25 September 2026 pukul 16.20
IHSG Dibuka Melemah 0,16% ke Level 6.364
kumparan · 24 September 2026 pukul 09.03
IHSG Diproyeksi Bergerak Konsolidasi, Harga Minyak dan Rupiah Jadi Sentimen
kumparan · 24 September 2026 pukul 07.00
IHSG Dibuka Menguat 0,33% ke 6.297, Rupiah Bertengger di Rp 17.850/Dolar AS
kumparan · 23 September 2026 pukul 09.05