IHSG Melemah Dipicu Naiknya Harga Minyak dan Ekspektasi "hawkish" Fed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,55 persen atau 36,55 poin ke level 6.552,79 pada Jumat (7/8/2026), mengikuti melemahnya bursa Asia dan global. Penurunan ini dipicu oleh kenaikan harga minyak mentah global dan ekspektasi pasar akan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) yang lebih ketat. Data Producer Price Index (PPI) AS yang lebih tinggi dari perkiraan, dengan PPI headline naik 0,4 persen (mtm) dan 5,4 persen (yoy), memperkuat dugaan kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada pertemuan September 2026. Probabilitas kenaikan suku bunga meningkat menjadi sekitar 73 persen berdasarkan CME FedWatch.
Harga minyak Brent melonjok 8,7 persen ke level 109,97 dolar AS per barel, sementara WTI naik 8,54 persen ke 104 dolar AS per barel, setelah eskalasi ketegangan AS-Iran. Lonjakan harga minyak ini meningkatkan risiko gangguan pasokan energi jangka panjang dan tekanan inflasi global. Secara domestik, kenaikan harga minyak berpotensi membebani APBN melalui peningkatan subsidi dan kompensasi energi, mengingat asumsi harga minyak pemerintah di sekitar 90 dolar AS per barel.
Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, menyatakan bahwa jika IHSG bertahan di atas level 6.520, saham berpotensi rebound menguji resistance 6.673-6.723. Namun, jika breakdown di bawah 6.520, koreksi dapat berlanjut ke support 6.420-6.377. Risiko geopolitik tetap menjadi faktor penguntung volatilitas pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 17.05
Harga Minyak Dunia Melambung, IHSG Oleng
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.27
Penyebab IHSG Anjlok Nyaris 2%
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.06
Rupiah Dibuka Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.570
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.03
Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih ke Level 6.506
Berita terkait
2 Sentimen Pengaruhi Rupiah Melemah ke Rp 17.590 terhadap Dolar AS Hari Ini
JawaPos · 11 September 2026 pukul 07.30
Investor Khawatir Harga Minyak Icu Inflasi, Bursa Asia Dibuka Galau
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 08.35
Arus Modal Asing Masuk Tapi IHSG Masih Fluktuatif, Ini Kata Analis
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 15.40
Harga Emas Hari Ini Melonjak Setelah Harga Minyak Tertekan
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 06.40