Rupiah Dibuka Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.570
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,23% ke posisi Rp17.570 per dolar AS pada perdagangan Jumat (11/9/2026), melanjutkan koreksi 0,17% dari hari sebelumnya. Penguatan dolar AS di pasar global menjadi faktor utama pelemahan rupiah. Indeks dolar AS (DXY) stabil di 99,038 setelah menguat 0,23% pada Kamis. Dinamika ini dipengaruhi oleh data inflasi produsen AS yang naik 0,4% pada Agustus, didorong kenaikan harga energi. Harga minyak Brent juga melonjak 1,2% ke US$108,96 per barel, menambah tekanan inflasi global. Pasar semakin yakin The Fed akan menaikkan suku bunga 25 basis poin, dengan probabilitas mencapai 71,3%. Yield obligasi AS 10 tahun naik ke 4,965%, meningkatkan daya tarik dolar dan menekan mata uang emergen seperti rupiah. Perhatian pasar kini tertuju pada rilis inflasi konsumen AS yang dapat memengaruhi kebijakan moneter The Fed.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 11 September 2026 pukul 07.30
2 Sentimen Pengaruhi Rupiah Melemah ke Rp 17.590 terhadap Dolar AS Hari Ini
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 16.33
Rupiah melemah seiring "wait and see" investor menjelang rilis PPI AS
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.58
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.512 per Dolar AS, Pasar Pantau Buyback UST
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 06.30
Top 3: Harga Emas Tergelincir
Berita terkait
Rupiah Hari Ini Loyo ke 17.744 Tersengat Data Ekonomi AS
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.15
Rupiah Melemah Tipis ke 17.725 per Dolar AS, Sinyal The Fed Jadi Penentu
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.30
Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.800 Pagi Ini
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 09.03
Video: Dipengaruhi Indeks Dolar AS, Gimana Nasib Rupiah di Akhir 2026?
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 12.46