IHSG Melesat 1%, Ini Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG naik 1,01% ke level 6.180,43 pada Selasa (6/10/2026) dengan nilai transaksi Rp4,03 triliun. Kenaikan ini didorong oleh sektor energi (2,5%), industri (1,1%), dan konsumer non-kritikal (0,8%), dengan saham penggerak utama seperti BYAN, BBRI, GOTO, DCII, dan BMRI.
Sentimen pasar dipengaruhi oleh data ekonomi global, termasuk pelemahan jasa Jepang, penguatan jasa zona euro, serta lonjakan imbal hasil US Treasury 10 tahun ke 5,307%. Di dalam negeri, OJK mencatat antrean 29 rencana penawaran umum senilai Rp26,47 triliun, memperkuat tren korporasi dalam memanfaatkan pasar modal untuk pendanaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 12.05
IHSG Sesi I Ditutup Menguat 1,26%, Terbang ke Level 6.196
JawaPos · 5 Oktober 2026 pukul 20.30
OJK Optimistis IHSG Pulih Usai Tertekan Kombinasi Sentimen di 2026
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.38
IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.118
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 21.22
OJK: Kebijakan Batas Saham Minimum Rp1 Sesuai Standar Bursa Global
Berita terkait
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 18.20
Sambut Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat ke 6.036
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 16.28
Akhiri Sesi I, IHSG Anjlok 0,34%
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 11.59
IHSG Sesi 1 Turun 0,83% Nyaris ke 5.000-an, Ini 5 Saham Terbanyak Ditransaksikan
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 12.10