Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Rebound 10,51% di Juli 2026, OJK: Pasar Modal RI Mulai Pulih

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan pasar modal Indonesia mulai pulih setelah mengalami konsolidasi pada kuartal II 2026. Hal ini disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam konferensi pers usai Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Senin (3/8/2026). Menurut OJK, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 5.643,19 pada kuartal II 2026, terkoreksi 19,93% secara quarter-to-quarter (qoq). Koreksi tersebut sejalan dengan rebalancing portofolio investor di tengah dinamika pasar global. Namun, tren berbalik signifikan pada Juli 2026. Per 31 Juli 2026, IHSG ditutup di level 6.236, menguat 10,51% secara month-to-date (mtd). OJK juga melaporkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana pada kuartal II 2026 sebesar Rp652,9 triliun. Memasuki Juli, tren tersebut terjaga positif, dengan NAB reksa dana per 30 Juli 2026 mencapai Rp663,26 triliun, tumbuh 1,59% qoq. Dari sisi penghimpunan dana korporasi, aktivitas tetap terjaga di pasar modal domestik. Per 31 Juli 2026, nilai penghimpunan dana tercatat Rp113,13 triliun secara year-to-date (ytd), termasuk melalui instrumen Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) yang mencapai Rp98,27 triliun. OJK menilai pemulihan ini menunjukkan pasar modal RI mulai bangkit di awal kuartal III 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait