IHSG Sesi I Melemah 0,76%, Ini Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG melemah 0,76% atau 49,77 poin ke level 6.484,92 pada sesi I perdagangan Selasa (15/9/2026). Tekanan jual dipicu oleh sektor keuangan turun 1,49%, energi -1,40%, dan utilities -0,75%. Volume transaksi mencapai 167,54 juta lot dengan nilai Rp7,16 triliun. Penyebab utama meliputi pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara, konflik Timur Tengah yang mempengaruhi pasokan energi, serta prospek kebijakan suku bunga Fed. Harga minyak dunia naik WTI US$102,65 dan Brent US$106,93 per barel. Investor juga memantau rapat FOMC dan kebijakan fiskal baru di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 08.23
Kenaikan Suku Bunga 2 Bank Sentral Bisa Menekan Aset Berisiko, Berikut Ramalan IHSG Pekan Ini
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 12.31
Harga Patokan Ekspor Emas Indonesia Naik di September
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 11.26
Perhatian Investor Tertuju kepada Suahasil, Pasar Bergerak 'Sideway'
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 11.00
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah, Pasar Tunggu Dampak Suahasil Nazara
Berita terkait
Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 09.13
Breaking News! Tiba-Tiba IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.37
IHSG Ditutup Terkoreksi 0,12% ke Level 6.678
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.37
IHSG Berpeluang Uji 6.700, Investor Diminta Waspadai Profit Taking
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 08.28