Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,86% atau 55,70 poin ke level 6.394,12 pada perdagangan Rabu (19/8/2026), setelah sempat terbuka di 6.408,18 dan menyentuh intraday tertinggi 6.490 dan terendah 6.373. Penurunan ini dipicu kuatnya melemahnya saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) sebesar 9,41% ke Rp15.650 setelah perseroan membantah rumor pengambilalihan 62,2% sahamnya oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad. BYAN sebelumnya melesat 19,97% ke Rp17.275 pada Selasa (18/8/2026) dan menjadi andalan penggerak IHSG.

Transaksi pasar mencapai Rp14,27 triliun dengan volume 36,01 miliar saham dan frekuensi 2,2 juta kali perdagangan. Sebanyak 238 saham menguat, 363 melemah, dan 188 stagnan. Hingga pukul 09.03 WIB, 293 saham melemah, 154 menguat, dan 516 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp683,1 miliar dengan volume 1,82 miliar saham dan frekuensi 129,5 ribu kali.

Pasar menanti keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan mempertahankan BI Rate di 5,75% berdasarkan polling 14 institusi. Rupiah berada di Rp17.800 per dolar AS, jauh dari level psikologis Rp18.000. Utang luar negeri Indonesia (ULN) kuartal II-2026 mencapai US$453,4 miliar (Rp8.095,5 triliun), tumbuh 4,4% YoY, dengan US$105,9 miliar jatuh tempo dalam setahun. Rasio ULN terhadap PDB 30,6%, dan 82,1% merupakan utang jangka panjang. Ketegangan di Timur Tengah mendorong harga minyak WTI naik 0,4% ke US$85,26/barel dan Brent naik 0,17% ke US$91,02/barel.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait