Setelah Dua Hari Hijau, Ini Penyebab IHSG Turun 1%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,02% atau 65,61 poin ke level 6.384,22 pada perdagangan Rabu (19/8/2026), dipengaruhi kuatnya aksi jual pada saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). BYAN anjlok 14,04% ke Rp14.850 setelah sebelumnya melonjak hampir 20% dalam dua hari, seiring munculnya rumor akuisisi oleh Haji Isam. Manajemen BYAN membantah tidak ada rencana transaksi pengambilalihan saham sebesar 62,2% oleh Haji Isam atau pihak terafiliasi. Tekanan juga datang dari saham berkapitalisasi besar seperti BRMS, AMMN, dan DSSA, sementara sektor energi jadi pemberat terbesar dengan penurunan 5,71%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.30
Citi Indonesia Ungkap Faktor Global dan Domestik yang Dapat Menurunkan Tekanan terhadap Nilai Tukar Rupiah
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 07.00
IHSG Diprediksi Menguat Usai BI Pertahankan BI Rate 5,75 Persen
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 18.21
Suku Bunga 5,75 Persen, BI: Tekanan Global belum Reda
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.30
IHSG Anjlok 0,86% ke Level 6.394,12, Didorong oleh 363 Saham yang Melemah
Berita terkait
IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.39
IHSG Anjlok Lebih dari 1%, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 11.43
IHSG Melesat 1,28% Usai BI Tahan Suku Bunga 5,75% pada September 2026
kumparan · 23 September 2026 pukul 15.33
IHSG Sesi I Anjlok 1,11%, Bayan Resources (BYAN) Jadi Beban Utama
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 12.30