IKN Ditargetkan Rampung 2027, OIKN Langsung Minta Tambah Anggaran Rp15,8 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp15,8 triliun kepada Kementerian Keuangan dan Bappenas untuk mendukung target penyelesaian pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 2027. Dari total kebutuhan Rp22,5 triliun, hanya Rp6,7 triliun yang tersedia dalam pagu indikatif saat ini. Tambahan anggaran ini akan digunakan untuk dua batch utama: Batch II senilai Rp7,22 triliun dan Batch III senilai Rp8,57 triliun. Batch II memiliki total kebutuhan Rp20 triliun dengan skema kontrak tahun jamak periode 2025-2027, sementara Batch III fokus pada hunian bagi pimpinan dan anggota lembaga legislatif serta yudikatif dengan total kebutuhan Rp17,2 triliun. OIKN juga sebelumnya telah mengusulkan tambahan Rp2,7 triliun untuk 2026 yang masih menunggu persetujuan. Pembangunan IKN tidak hanya mencakup bangunan fisik di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), tetapi juga infrastruktur konektivitas seperti jaringan jalan dan penyediaan air minum, serta kolam retensi untuk mitigasi banjir. Sekretaris Jenderal OIKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menegaskan bahwa penambahan anggaran ini bersifat wajib karena diperlukan untuk menjamin keberlanjutan fasilitas publik yang sudah dibangun.
Bagikan
Berita terkait
SAME Rajin Borong Saham JECX, Kali Ini Caplok 12,8 Juta Lembar
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.50
Daftar Bank Tutup di 2026 Jadi 13, Terbaru Pebankan Syariah di Cianjur
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.50
Bursa Tunda Implementasi Harga Minimum Saham Rp 1
Detik.com · 2 September 2026 pukul 11.46
Rupiah Hari Ini Kembali Loyo ke 17.774 Imbas Harga Minyak
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 11.45