Rupiah Hari Ini Kembali Loyo ke 17.774 Imbas Harga Minyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4282582/original/062080800_1672910733-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_2.jpg)
Nilai tukar rupiah melemah ke level 17.774 per dolar AS pada 2 September 2026, didorong oleh lonjakan harga minyak dunia yang mencapai US$ 91 per barel akibat eskalasi konflik AS dan Iran. Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, memprediksi rupiah akan berfluktuasi di kisaran Rp 17.750-Rp 17.820 seiring sentimen global yang masih menekan. Serangan militer AS ke Iran yang menyebabkan korban jiwa dan luka, termasuk serangan terhadap acara pernikahan di Iran dengan 4 tewas dan 50 luka, memperparah ketegangan geopolitik. Di sisi lain, ekspektasi inflasi AS yang meningkat mendorong peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve pada September 2026 naik menjadi 66% dari 35% sebelumnya, dengan proyeksi kenaikan 25 basis poin ke level 4%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 10.20
Kurs Rupiah Hari Ini Datar Dipicu Kekhawatiran soal Buyback Obligasi
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 09.53
Rupiah menguat dipengaruhi dolar AS yang terkoreksi
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 16.41
Rupiah melemah seiring memanasnya hubungan AS dengan Iran
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 15.12
Rupiah Berakhir di Zona Merah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.710
Berita terkait
Rupiah Melemah ke 17.744 Tersengat Lonjakan Harga Minyak
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 19.00
Rupiah Hari Ini Anjlok ke 17.861 Tersengat Konflik AS-Iran
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 19.15
Rupiah Tertekan Konflik AS-Iran, Hari Ini Tembus 17.722 per Dolar AS
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.01
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.725 Pagi Ini
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 09.03