IKN, Whoosh hingga Kertajati Mangkrak, Deddy Sitorus PDIP: 'Geng Oslo dan Geng MBG'
Warta Ekonomi± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus, mengkritik tajam warisan infrastruktur Presiden Jokowi. Ia menyebut Kereta Cepat Whoosh, Bandara Internasional Jogyakarta (YIA), Bandara Kertajati, IKN, waduk, dan tol mengalami kerugian Rp1 triliun per tahun. Deddy menyoroti dugaan tebang pilih hukum, menyebar lemahnya penegakan hukum jika melibatkan kelompok kekuasaan. Ia menutup dengan sentilan politik bernada satir terhadap 'geng Oslo dan geng MBG'.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 19.02
Ekonom Sebut APBN Mampu Tanggung Cicilan Whoosh, Nilai Beban Rp 1 Triliun Masih Kecil
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 17.28
Ekonom nilai APBN masih mampu tanggung beban utang Whoosh
Berita terkait
Mulai 15 September, Kemenkeu Resmi Ambil Alih Pengelolaan Utang Kereta Cepat Whoosh
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 20.32
Purbaya: Kemenkeu terima Whoosh 15 September, skema masih dikaji
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 20.01
Bikin Takjub, Terowongan Kereta Cepat Bawah Air Lagi Dibangun
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 11.45
Awalnya Berjanji B to B, Pakar Pertanyakan Pengalihan Beban Utang Whoosh ke APBN
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 08.30