Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Desakan Anker: Pintu Impor KRL Bekas Jepang Kembali Dibuka

Pemerintah membuka kembali pintu impor Kereta Rel Listrik (KRL) bekas dari Jepang sebagai solusi transisi untuk mengatasi kepadatan penumpang dan keterbatasan kapasitas produksi dalam negeri. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat, satu gerbong KRL Jabodetabek pernah diisi hingga 480 orang, jauh melampaui kapasitas ideal sebesar 360 orang. Komisi VI DPR menyetujui opsi impor sembari menunggu produksi lokal dari PT INKA dan CRRC Sifang (Tiongkok) optimal. KAI mengusulkan impor 23 rangkaian KRL bekas, terdiri dari 7 rangkaian 12 gerbong (SF-12) dan 16 rangkaian 8 gerbong (SF-8), dengan proses pengadaan hanya memakan waktu 1 hingga 2 bulan. Armada ini diproyeksikan beroperasi hingga 10 tahun mendatang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait