Indonesia Incar Teknologi PLTA Norwegia dan Hidrogen AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9360599/original/056813700_1790656781-1000457036.jpg)
Kementerian ESDM Indonesia mempelajari teknologi PLTA Norwegia dan energi hidrogen Amerika Serikat untuk mendukung transisi energi hijau. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyoroti potensi PLTA Norwegia, di mana 90% listrik berasal dari PLTA, untuk diadopsi di Indonesia yang memiliki banyak sungai belum dimanfaatkan. Kerja sama diharapkan mencakup asistensi teknologi dan pengalaman pembangunan ekosistem PLTA. Selain itu, Indonesia melihat peluang pengembangan energi hidrogen dengan AS, memanfaatkan cadangan hidrogen yang besar. Upaya ini selaras dengan roadmap ketahanan energi nasional 2060 dan Kebijakan Energi Nasional (KEN) yang menjadi pedoman utama dalam pembangunan ekonomi hijau dan dekarbonisasi sektor energi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.14
RI Jajaki Peluang Kerja Sama EBT dengan AS hingga Norwegia
Berita terkait
DEN Ungkap Peta Jalan Energi RI: Target EBT Tembus 72% di 2060
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 16.30
Pertamina Patra Niaga Prediksi Konsumsi BBM Capai 88 Juta KL pada 2026
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.03
Indonesia Hydropower Summit Dorong Akselerasi PLTA sebagai Pilar Keandalan Sistem Kelistrikan
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.30
Video: Hidrogen Jadi Mesin Transisi Energi, Bisa Gantikan BBM Diesel
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 13.46