Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Pertamina Patra Niaga Prediksi Konsumsi BBM Capai 88 Juta KL pada 2026

Pertamina Patra Niaga memproyeksikan konsumsi BBM di Indonesia mencapai 88 juta KL pada 2026, naik dari 70 juta KL dalam 4-5 tahun terakhir menjadi 84 juta KL. Direktur Perencanaan Harsono Budi Santoso menyatakan ketergantungan terhadap BBM import dan minyak mentah membuat ketahanan energi Indonesia sangat rawan. Untuk mengatasi hal ini, Pertamina telah melakukan transisi energi sejak 2008 melalui pengembangan biodiesel (B2,5 hingga B50) dan mulai mencampur 5% bioetanol ke BBM Pertamax Green 95 yang tersebar di lebih 180 SPBU. Pengembangan bioetanol diarahkan pada peningkatan kadar campuran, distribusi luas, dan varian produk baru seperti RON 92. Satu pabrik etanol di Banyuwangi dengan kapasitas 30.000 KL diproyeksikan beroperasi dalam 2 tahun ke depan, namun membutuhkan dukungan regulasi, pricing policy, infrastruktur, dan bahan baku.

Berita terkait