Indonet (EDGE) Tambah Utang Jumbo Rp1,7 Triliun dari BCA, Aset Jadi Jaminan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Indointernet Tbk (EDGE) dan anak usahanya, PT Ekagrata Data Gemilang (EDG), memperoleh tambahan kredit investasi sebesar Rp1,7 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Pinjaman dengan jangka waktu sembilan tahun dan suku bunga mengambang ini dijamin menggunakan aset perusahaan berupa tanah, bangunan, mesin, dan peralatan dengan nilai lebih dari 50% kekayaan bersih masing-masing entitas.
Dana tersebut dialokasikan untuk mendukung operasional, belanja modal, ekspansi kabel fiber optik, serta pengembangan proyek pusat data guna memenuhi permintaan layanan infrastruktur digital. Meskipun meningkatkan liabilitas, manajemen menilai langkah ini akan memperkuat struktur pendanaan, meningkatkan likuiditas, serta memberikan fleksibilitas arus kas perusahaan dalam jangka pendek maupun panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 Oktober 2026 pukul 10.39
Danantara Percepat Pengembangan Data Center, Buka Peluang Investasi Global
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 11.05
Data Center Jatiluhur Disetop, Pemerintah Diminta Perkuat Regulasi Listrik & Air
Berita terkait
Proyek Data Center Jatiluhur Disetop, Ekonom: Bisa Ganggu Target Investasi Rp360 Triliun
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 16.44
Potensi Investasi Data Center Rp360 T Terancam Melayang, Akankah Indonesia Ulangi Blunder 1980-an?
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 11.35
Digital Realty Bersama Tunjuk Raymond Yan sebagai President Director
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 12.50
Soal Proyek Data Center, Rosan Akan Komunikasi dengan Pemprov Jabar
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 09.45