Video: Jaga Mesin Pertumbuhan Lewat Industri Pengolahan - Magang Hub
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal II-2026 tercatat 5,29% secara tahunan (yoy). Angka ini tetap positif, tetapi melambat dibandingkan Kuartal I-2026 yang mencapai 5,61% (yoy).
Economist CNBC Indonesia, Maesaroh, menjelaskan penurunan PDB RI pada Q2-2026 dipengaruhi siklus tahunan, yaitu berakhirnya periode Ramadan, Lebaran, dan Imlek yang sebelumnya mengerek konsumsi masyarakat. Setelah musim tersebut berakhir, konsumsi cenderung menurun pada kuartal kedua.
Meski melambat, kinerja PDB Q2-2026 masih lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ditopang konsumsi makanan dan minuman serta perawatan. Selain itu, industri pengolahan non-migas juga tumbuh dan diharapkan mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja seiring investasi yang tumbuh tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 14.05
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan dengan Haji Isam
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 20.15
Hindari Defisit Belanja, Negara Ini Terpaksa Jual Saham BUMN
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 16.40
Industri Tekstil Tarik Investasi Rp 11,4 T
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.40
Belanja Pemerintah Melonjak 18,62%, Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Berita terkait
Video: Mengejutkan! Sektor Ini Melesat Saat PDB Q2-2026 Tumbuh 5,29%
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 11.19
Video:Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29% Kuartal II-2026, Ini Pendorongnya
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 15.16
Video: Konsumsi Rumah Tangga Tumbuh Positif Selama Kuartal II-2026
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.56
Ekonomi RI Menunjukkan Daya Tahan di Tengah Tekanan Global dan Regional
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.01