Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Airlangga Beberkan 3 Syarat Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 6% pada 2027, sebelum mencapai 8% dalam jangka menengah. Untuk mencapai target ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menetapkan tiga syarat utama: investasi harus tumbuh lebih cepat dari PDB, produktivitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus meningkat, dan ekspor harus semakin bernilai tambah dengan efisiensi logistik yang lebih baik. Target ini diambil di tengah tiga ancaman global: gejolak harga energi akibat konflik geopolitik, proteksionisme perdagangan, dan volatilitas pasar keuangan global.

Meski menghadapi tantangan global, fundamental ekonomi Indonesia tetap solid. Pertumbuhan ekonomi pada Semester I-2026 mencapai 5,45% (yoy), inflasi Agustus 2026 berada di level 3,19%, dan investasi mencapai Rp1.010,6 triliun. Kebijagan ekonomi 2027 akan didukung oleh sinergi tiga pilar: fiskal sebagai katalisator, moneter sebagai penjaga stabilitas, dan investasi sebagai mesin penggerak produksi dan lapangan kerja.

Untuk mencapai target pertumbuhan, pemerintah menyiapkan empat strategi utama dan memperkuat fondasi pertumbuhan melalui sektor digital dan energi hijau. Indonesia kini menjadi ekonomi digital terbesar di ASEAN dan menjadi founding member World AI Cooperation Organization (WAICO) bersama 28 negara. Pemerintah juga terus memperbaiki iklim investasi melalui kepastian waktu izin berbasis Service Level Agreement (SLA) di sistem Online Single Submission (OSS), serta memperkuat sektor padat karya seperti Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) untuk menyerap tenaga kerja.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait