InfraNexia Pegang Infrastruktur Jumbo Telkom, 112.000 KM Fiber Siap Digarap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7274641/original/070194700_1780059574-IMG_1595.jpeg)
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan InfraNexia menandatangani akta pemisahan (spin-off) pada 30 September 2026 sebagai tahap kedua penyelesaian Spin-Off InfraCo. Lebih dari 90% aset infrastruktur jaringan Telkom, meliputi 112.000 km fiber optic dan 26.000 km Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) domestik, resmi dikonsolidasikan ke InfraNexia dengan nilai transaksi Rp 85,7 triliun. InfraNexia akan mengelola infrastruktur dengan model bisnis carrier-neutral dan open-access melalui dua lini Wholesale Connectivity dan Wholesale FTTx. Perusahaan berfokus pada pengembangan AI Ready Infrastructure yang terbuka, terintegrasi, dan dapat dimanfaatkan bersama untuk mendukung pertumbuhan ekosistem digital Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 21.00
Telkom Rampungkan Spinoff Infranexia
kumparan · 30 September 2026 pukul 20.07
Telkom Spin-Off InfraCo Tahap 2, Nilai Transaksi Capai Rp 49,9 T
kumparan · 29 September 2026 pukul 22.06
Pemprov DKI Gandeng Telkom Tata Kabel Semrawut di Jakarta, Target 5 Tahun Rapi
Detik.com · 29 September 2026 pukul 20.23
TelkomGroup Gandeng China Unicom Perkuat Ekosistem Digital di Indonesia
Berita terkait
Sumber Duit Baru Telkom Laku Seperti Kacang Goreng
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 15.45
Sambut Spin-Off Tahap 2, InfraNexia Topang Konektivitas Wholesale
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 09.56
Perkuat Ekosistem Digital, Telkom Colab Bareng China Unicorn
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 18.42
Telkom Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Penguatan Infrastruktur Digital
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 16.13