Ini Alasan Danantara Lakukan Investasi di Industri Protein
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melakukan investasi senilai US$2,5 miliar bersama JBS Group, produsen protein terbesar di dunia, untuk mengembangkan industri protein di Indonesia. Investasi ini didasarkan pada tiga faktor utama: pertumbuhan ekonomi Indonesia 8%, populasi 280 juta orang dengan konsumsi protein 40% di bawah rata-rata negara berkembang, serta ketergantungan rantai pasok pangan pada kondisi geopolitik. JBS Group yang bergerak di Australia dengan aset 45-50% akan menjadi mitra strategis untuk memperkuat rantai pasok protein Hewan lokal Indonesia. Total dana US$5 miliar akan dikelola untuk dua tahun pertama fokus pengembangan berbagai jenis protein hewani seperti sapi, kerbau, ayam.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 7 September 2026 pukul 16.30
Ketua DEN Luhut Minta Danantara Fokus Dampak Nyata Investasi, Bukan Sekadar Angka
Detik.com · 7 September 2026 pukul 10.06
Laba Pegadaian Naik 84,6% Jadi Rp 6,59 Triliun di Semester I 2026
Berita terkait
Danantara Ungkap Kriteria Sektor Layak Investasi, Apa Saja?
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.58
Danantara dan JBS Group Kerja Sama Kembangkan Ekosistem Protein
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 21.11
Investasi di Produsen Protein Global, Danantara Rogoh Rp 44,6 Triliun
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.45
Danantara Suntik JBS Group Rp 44,6 Triliun, Bentuk Perusahaan Patungan di Dua Negara
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.38