Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Investasi di Produsen Protein Global, Danantara Rogoh Rp 44,6 Triliun

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara melalui Danantara Investment Management (DIM) menandatangani kemitraan strategis dengan JBS Group, produsen protein global. Investasi awal sebesar US$ 2,5 miliar (Rp 44,64 triliun) digunakan untuk mengakuisisi 25% saham pada perusahaan patungan yang mengelola bisnis JBS di Australia dan Selandia Baru. Total modal yang tersedia mencapai US$ 5 miliar (Rp 89,28 triliun) untuk mendanai akuisisi dan investasi greenfield di Indonesia, Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru.

Kemitraan ini memberi DIM akses ke jaringan bisnis JBS di pasar yang sudah berkembang, didukung oleh manajemen berpengalaman. JBS juga memiliki rekam jejak baik dalam mengembangkan bisnis dan memperluas pangsa pasar. Chief Investment Officer BPI Danantara, Pandu Sjahrir, menyatakan komitmen Danantara Indonesia dalam membangun kolaborasi dengan mitra global. Sementara CEO JBS, Gilberto Tomazoni, menilai langkah ini penting untuk strategi pertumbuhan jangka panjang di Asia Tenggara.

Investasi ini diharapkan memperkuat rantai pasok protein regional, memperluas akses pasar, dan mempercepat pengembangan sektor protein Indonesia. Kemitraan dengan JBS Group dianggap mendukung pengembangan jangka panjang sektor protein nasional melalui pengalaman dan jalur distribusi dari perusahaan protein global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait