INKA Terbelit Utang Rp4,7 T, Merger dengan KAI Dikebut Sebelum 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA akan disatukan dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dalam proses konsolidasi BUMN sektor perkeretaapian. Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria menyatakan proses ini ditargetkan selesai sebelum Januari 2027. Saat ini, INKA masih menghadapi masalah keuangan serius dengan ekuitas negatif dan pinjaman tidak berkelanjutan (unsustainable loan) sebesar Rp4,7 triliun. Dony menekankan bahwa INKA akan berada di bawah naungan KAI setelah konsolidasi selesai. Konsolidasi ini merupakan bagian dari transformasi BUMN sektor industri, bertujuan mengembangkan INKA sebagai industri pendukung transportasi publik nasional. Namun, kapasitas produksi INKA saat ini belum mencukupi kebutuhan, sehingga diperlukan penambahan modal dan perbaikan infrastruktur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 September 2026 pukul 20.02
Bakal Jadi Anak Usaha KAI, INKA Masih Punya Utang Rp 4,7 Triliun
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 17.47
Masinis KA Argo Bromo Jadi Tersangka Tabrakan KRL, KAI Buka Suara
Detik.com · 29 September 2026 pukul 07.00
Terjadi Lagi Problematika Kereta INKA
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 16.30
Satu Gerbong Diisi 480 Orang, Cerita Anker Desak-desakan di KRL
Berita terkait
KAI Pesan 16 KRL Baru CLI-225, INKA Baru Kirim Segini
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 17.30
Rute KRL Mau Diperpanjang, Armada Diminta Siap
Detik.com · 24 September 2026 pukul 10.51
KAI: Integrasi INKA ditargetkan efektif 1 Januari 2027
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 05.10
Molor Lebih dari Setahun, Bos KAI Keluhkan KRL Buatan INKA
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 20.24