Inovasi Pengeboran Pertamina Berhasil Tambah Potensi Produksi Minyak 5.605 BOPD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 (Pertamina Hulu Rokan Zona 4) berhasil meningkatkan produksi minyak hingga 5.605,68 barel minyak per hari (BOPD) dan gas 2,96 MMSCFD melalui inovasi pengeboran di Sumur GNK-114, wilayah kerja Pertamina EP Prabumulih Field. Pencapaian ini dicapai dengan menggabungkan teknik batch drilling dan dual completion. Batch drilling memungkinkan pengeboran empat sumur terdekat secara bersamaan—GNK-PD66, GNK-PD65, GNK-PD68, dan GNK-PD79—tanpa perlu merakit ulang peralatan di antara sumur. Teknik ini mempercepat proses pengeboran, meningkatkan efisiensi, dan menjaga standar keselamatan kerja. Dual completion memungkinkan satu sumur memproduksi dua lapisan reservoir secara bersamaan, yakni TAF-K1 dan TAF C series (TAF-C1 dan TAF-C2), sehingga menghemat waktu dan meningkatkan produktivitas minyak serta gas. General Manager PHR Zona 4 Heru Irianto menekankan bahwa inovasi ini menjadi kunci untuk mencapai target produksi secara efisien, efektif, dan aman. Uji alir awal dilakukan pada 27 dan 28 September 2026, dan hasilnya membuktikan potensi produksi yang signifikan dari kombinasi kedua teknologi tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Pertamina Garap MNK Rokan, Bisa Dongkrak Produksi Minyak Indonesia
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 19.07
Ada Potensi Minyak Jumbo 1,4 Miliar Barel di RI, Ini Lokasinya
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 12.05
Daftar Terbaru 10 Produsen Minyak Terbesar RI
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 13.05
ESDM-SKK Migas Ungkap Pemicu Produksi Minyak RI di Bawah 600.000 Barel
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.41