Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Insiden KM Virgo Transport 8, Berat Muatan Kapal Dievaluasi

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang tertumpah di Pelabuhan Tanjung Perak tengah diselidiki terkait berat dan penempatan muatan kapal. Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menekankan bahwa usia kapal sebesar 39 tahun tidak menjadi satu-satunya faktor penyebab kecelakaan. Ia menjelaskan bahwa kapal bekas Jepang biasanya memiliki teknologi tinggi dan konstruksi kuat menggunakan plat high tensile, sehingga kondisinya masih baik meskipun sudah tua. Namun, Bambang meminta KNKT dan penyidik PNS memeriksa kapasitas kapal untuk mengangkut muatan yang dibawa, termasuk kesesuaiannya dengan daya apung dan stabilitasnya. Dari sisi kapasitas, Bambang menyatakan bahwa hanya 243 penumpang yang berada di kapal, jauh di bawah batas maksimal 570 orang. Namun, ia khawatir dengan muatan berat, terutama truk-truk yang melebihi kapasitas rata-rata 15 ton per unit. Ia menyebutkan bahwa jembatan timbang milik Pelindo yang semula berkapasitas 60 ton sempat rusak dan harus dinaikkan hingga 100 ton, menandakan adanya kemungkinan muatan melebihi batas aman. Penempatan muatan berat di dek kendaraan bagian atas juga dianggap berisiko menurunkan stabilitas kapal saat melintasi perairan dengan gelombang besar. Bambang menyerahkan seluruh temuan terkait muatan dan kemampuan kapal kepada KNKT dan tim penyidik PNS untuk diselidiki secara mendalam. Ia menekankan pentingnya data akurat mengenai daya apung dan stabilitas kapal yang harus disesuaikan dengan kondisi muatan sebelum keberangkatan. Selain itu, ia juga menyoroti peran nahkoda sebagai pihak yang bertanggung jawab akhir atas keputusan mengangkut muatan tersebut.

Berita terkait