Utang Luar Negeri RI dalam Dolar Terus Merosot, Lari ke Mata Uang Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Juli 2026 naik tipis menjadi US$ 454,8 miliar dari US$ 454,5 miliar bulan sebelumnya, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 4,9% menurut laporan Bank Indonesia.
Menariknya, utang dalam denominasi dolar AS justru menurun menjadi US$ 270,65 miliar. Penurunan juga terjadi pada utang dalam bentuk rupiah (US$ 92,61 miliar) dan Franc Swiss (US$ 138 juta). Sebaliknya, terjadi kenaikan signifikan pada mata uang lain, terutama Euro (US$ 42,21 miliar), Yuan China (US$ 19,35 miliar), Yen Jepang (US$ 17,95 miliar), serta Dolar Singapura (US$ 8,88 miliar) dan Dolar Australia (US$ 1,55 miliar).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 16.24
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 8.004 T
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.08
Utang Luar Negeri Indonesia Naik 4,9 Persen Jadi Rp8.051,79 Triliun
kumparan · 15 September 2026 pukul 15.35
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tipis ke USD 454,8 Miliar per Juli 2026
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 15.27
BI: Utang luar negeri pada Juli 2026 capai 454,8 miliar dolar AS
Berita terkait
Utang Luar Negeri Indonesia Sentuh Rp 8.041, 77 Triliun pada Juli 2026
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 13.45
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tipis US$454,8 Miliar di Juli 2026
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 12.31
Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 12.18
Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan II 2026 Naik 4,4 Persen
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 21.12