Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Investasi Asing Perlu Digenjot, Batam Bisa Jadi Pintu Masuk

Investor senior Indef, Didik J Rachbini menuntut pemerintah mempercepat investasi asing, khususnya melalui kawasan seperti Batam. Ia menyatakan Indonesia harus meniru Vietnam yang berhasil mencapai pertumbuhan 7-8% melalui state capitalism. Didik menyebut masa lalu Indonesia pernah mencapai pertumbuhan serupa pada 1980-an-1990-an setelah reformasi bisnis. Kini, ketegangan geopolitik di Timur Tengah membuka peluang bagi investor global untuk beralih ke Indonesia. Batam, dengan fasilitas free trade zone dan rencana pengembangan sebagai pusat data center AI, menjadi pilihan menarik. Nvidia sudah merencanakan investasi US$4,5 miliar di Batam untuk pengembangan infrastruktur AI. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, Didik yakin Batam bisa menjadi 'Dubai kecil' di Sumatera dan menarik lebih banyak investasi asing.

Berita terkait