Investasi Asing Perlu Digenjot, Batam Bisa Jadi Pintu Masuk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Investor senior Indef, Didik J Rachbini menuntut pemerintah mempercepat investasi asing, khususnya melalui kawasan seperti Batam. Ia menyatakan Indonesia harus meniru Vietnam yang berhasil mencapai pertumbuhan 7-8% melalui state capitalism. Didik menyebut masa lalu Indonesia pernah mencapai pertumbuhan serupa pada 1980-an-1990-an setelah reformasi bisnis. Kini, ketegangan geopolitik di Timur Tengah membuka peluang bagi investor global untuk beralih ke Indonesia. Batam, dengan fasilitas free trade zone dan rencana pengembangan sebagai pusat data center AI, menjadi pilihan menarik. Nvidia sudah merencanakan investasi US$4,5 miliar di Batam untuk pengembangan infrastruktur AI. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, Didik yakin Batam bisa menjadi 'Dubai kecil' di Sumatera dan menarik lebih banyak investasi asing.
Bagikan
Berita terkait
Nvidia Rencana Investasi Rp 80 Triliun di Batam, Ini Fokus Proyeknya
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 11.00
Siapkan US$4,5 Miliar, Raksasa AI Nvidia Incar Industri Data Center di Batam
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 12.49
Airlangga Bocorkan Investasi Rp80,55 T Nvidia di Batam
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 10.43
Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tetap Tumbuh Resilien di Tengah Ketidakpastian Global
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 00.07