Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tetap Tumbuh Resilien di Tengah Ketidakpastian Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perekonomian Indonesia diproyeksikan tetap tumbuh kuat di tengah ketidakpastian global pada 2026. Menurut Lead Economist PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Irman Faiz, pertumbuhan ekonomi global diperkirakan melambat dari 3,5% pada 2025 menjadi 3,0% pada akhir 2026 sebelum pulih pada 2027. Tekanan inflasi akibat kenaikan harga energi dan suku bunga global yang tinggi menjadi tantangan utama. Namun, ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh sekitar 5,2% pada 2026, didukung oleh investasi yang kuat, belanja pemerintah, dan aktivitas domestik yang solid. Sektor hilirisasi, industri logam dasar, dan pengembangan data center menjadi sumber pertumbuhan baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 13 September 2026 pukul 08.00
Jaringan Bisnis Indonesia-Singapura Diperluas untuk Buka Peluang Kerja Sama
Berita terkait
Ekonom proyeksikan ekonomi RI tetap resilien di tengah dinamika global
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 19.16
Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tetap Tumbuh Resilien di Tengah Ketidakpastian Global dan Dinamika Pasar Keuangan
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 05.10
Destry Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI Tak Jelek, Ini Buktinya!
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 15.01
Kalah dari Vietnam, Bos BI Tegaskan Ekonomi Indonesia Lebih Stabil
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 14.10