Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Investasi Jakarta Tembus Rp173,6 Triliun, Sektor Digital Jadi Salah Satu Penopang

Investasi di Jakarta pada semester I 2026 mencapai Rp173,6 triliun, setara dengan 17,2% dari total investasi nasional. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan P. Roeslani, menyatakan arah investasi ke depan semakin beralih ke sektor digital, AI, energi bersih, dan industri masa depan. Jakarta juga menyumbang 16,3% terhadap PDB nasional pada kuartal II 2026.

Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi mendominasi investasi dengan Rp54,4 triliun (31,3%), diikuhi oleh sektor jasa lainnya sebesar Rp43,6 triliun (25,1%) yang mencakup pusat data, web hosting, dan rumah sakit. Rosan menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi digital, yang diproyeksikan mencapai US$360 miliar pada 2030, memperkuat prospek Jakarta sebagai pusat investasi strategis.

Pemerintah juga menyiapkan Jakarta sebagai pusat keuangan internasional dan memperkuat fasilitasi proyek melalui penyederhanaan perizinan serta debottlenecking. Rosan menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan proyek investasi di Jakarta berjalan sesuai rencana, mengingat kontribusi signifikannya bagi perekonomian nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait