Investor Gen Z Tertarik Taruhan Olahraga, Ahli Ungkap Risikonya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9313070/original/023339100_1785576103-IMG_2336.jpeg)
Survey Betterment menunjukkan lebih dari separuh Gen Z usia 18-29 tahun menggunakan uang investasi hari tua untuk taruhan olahraga dalam satu tahun terakhir. 14% di antara mereka melakukannya beberapa kali dalam sebulan. CEO Betterment Sarah Levy menyatakan produk taruhan tidak dirancang membantu membangun kekayaan masa depan. Sekitar 26% investor Gen Z menganggap taruhan olahraga sebagai investasi disengaja, jauh di atas milenial (14%), Gen X (6%), dan baby boomer (1%). Lebih dari 30% Gen Z menghindari taruhan sebagai strategi investasi, sementara 25% menganggapnya hiburan. Penelitian Northwestern Mutual menyebutkan hampir 30% investor usia 18-29 tahun berinvestasi atau mempertimbangkan kripto, pasar prediksi, atau taruhan olahraga. Tekanan pasar kerja lesu, harga tempat tinggal naik, dan biaya pendidikan menjadi faktor utama menarik Gen Z ke aset berisiko tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.21
BBCA Tebar Dividen Rp 3,07 Triliun, Cek Jadwal Pencairannya!
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.20
Pemerintah RI Minta 2 Lembaga Tarik 1.800 Ton Emas dari Bawah Bantal
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 17.45
Saat Harga Emas Makin Mahal, Ukuran 1 Gram Tak Lagi Jadi Patokan
Berita terkait
Astra Siapkan Dividen Rp3,89 Triliun, Investor Kebagian Rp98 per Saham
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 18.34
Bank Mandiri Tebar Dividen Rp6,16 Triliun, Investor Dapat Rp66 per Saham
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 17.29
Tepat HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp6,16 Triliun
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 13.45
HUT Ke-28, Bank Mandiri Cairkan Dividen Interim Rp 6,16 Triliun
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 11.47