Saat Harga Emas Makin Mahal, Ukuran 1 Gram Tak Lagi Jadi Patokan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga emas logam mulia Antam naik Rp 20.000 menjadi Rp 1,916,000 per gram pada Rabu (16/4), mendorong perubahan cara memiliki emas. Masyarakat tidak lagi terikat pada kepingan fisik ukuran satu gram. Instrumen keuangan digital seperti ETF emas memungkinkan kepemilikan dalam pecahan lebih kecil. PT Indo Premier Investment Management (IPIM) meluncurkan Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Sharia Indonesia (kode XGLD) di Bursa Efek Indonesia. Direktur IPIM, Noviono Darmosusilo, menyatakan investor dapat mulai menabung emas dari 0,1 miligram (1 unit penyertaan), memungkinkan modal kecil menjadi pondasi kekayaan masa depan. Emas kini terintegrasi dengan sistem pasar keuangan, memberikan alternatif eksposur harga emas tanpa menyimpan kepingan fisik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.00
Freeport Setor Rp 75 Triliun ke RI Sepanjang 2025
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 12.02
Harga Emas Hari Ini Melompat Rp18 Ribu, Satu Gram Dijual Rp2.695.000
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.00
Harga Emas Hari Ini 18 Agustus 2026 Naik? Cek Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.30
Harga Emas Pegadaian 18 Agustus 2026: Antam dan Galeri24 Turun
Berita terkait
Emas vs tabungan bank: Mana yang lebih menguntungkan? Ini faktanya
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 11.35
Airlangga sebut ETF Emas perkuat posisi Indonesia di investasi global
ANTARA News · 11 Agustus 2026 pukul 12.32
Akses Investasi Emas Makin Luas Lewat ETF
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 06.41
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 2.695.000/Gram, Galeri24 di Rp 2.674.000/Gram
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 09.01