Investor Masih Wait dan See Arah Pasar AS, Bursa Asia Dibuka Variatif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa saham Asia bergerak variatif pada Kamis (1/10/2026) dengan investor cermat pada prospek inflasi AS, imbal hasil Treasury tinggi, dan arang kebijakan suku bunga Fed. Nikkei 225 Jepang naik 0,86%, Topix turun 0,44%, Kospi Korea turun 0,8%, sementara KosdaQ relatif datar. Pasar China daratan dan Hong Kong tutup libur. Inflasi AS Agustus 3,4% yaylah lebih rendah dari perkiraan 3,7%, namun imbal hasil Treasury 10 tahun mencapai 5,3% mendekati level tertinggi 2007, sementara 30 tahun melampaui 5,6% level tertinggi 2002. Investor menantikan data initial jobless claims dan laporan ketenagakerjaan September serta laporan keuangan Nike.
Bagikan
Berita terkait
73 Emiten Belum Setor Laporan Keuangan, BEI Beri Sanksi
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 15.55
IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.534,69, Sempat Menguat Usai Reshuffle Menkeu
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 16.19
IHSG Diproyeksi Menguat Ditopang Rupiah, Diuji Tekanan Inflasi AS
kumparan · 14 September 2026 pukul 07.30
IHSG Melemah Tipis, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 08.45