Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

IPC Ungkap Tantangan Lada Dunia Makin Kompleks, Kualitas Jadi Penentu Harga

International Pepper Community (IPC) menyoroti semakin kompleksnya tantangan industri lada global pada 2026, mencakup mutu, keamanan pangan, keterlacakan, keberlanjutan, inovasi, dan produk bernilai tambah. IPC memprediksi produksi lada dunia pada 2026 mencapai 530.426 metrik ton, sedangkan ekspor global 2025 diprediksi 418.519 metrik ton. Executive Director IPC, Marina Novira Anggraini, menekankan peningkatan kualitas dan keamanan produk sebagai kunci nilai ekonomi lebih tinggi di pasar internasional. Indonesia memiliki lada berkualitas baik, namun membutuhkan peningkatan produktivitas untuk daya saing yang lebih kuat. IPC menyiapkan platform Paperlink untuk memperluas akses informasi pasar dan menghubungkan petani lada dengan pembeli domestik maupun internasional. Platform ini akan menyediakan informasi harga, kondisi pasar, hambatan perdagangan, regulasi, serta memfasilitasi komunikasi langsung antara petani dengan importer dan buyer. Tantangan utama yang dihadapi petani adalah memenuhi persyaratan buyer, yang memerlukan edukasi mengenai standar pasar. Akses pasar memerlukan dukungan dari penyuluh, komunitas, akademisi, dan pemerintah. IPC juga mendorong pengembangan produk lada bernilai tambah, yang memerlukan kolaborasi antara pemerintah, inovator, dan pelaku industri.

Berita terkait