IPO 2026 di BEI Masih Sepi: Baru 7 Perusahaan yang Melantai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Aktivitas IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2026 masih lambat. Hingga Oktober 2026, hanya tujuh perusahaan yang melantai, yakni BSA Logistics, Niramas Utama, Nitrasanata Dharma, Bach Multi Global, Esa Medika Mandiri, Prodia Diagnostic Line, dan Rans Entertainment. Dana yang berhasil dihimpulkan mencapai Rp2,16 triliun, jauh dari target BEI sebesar 50 emiten tahun ini. BEI sendiri berambisi mencatat total 555 efek pada 2026.
Dari tujuh calon emiten yang masih dalam proses pencatatan, dua berada di kategori aset skala kecil (bawah Rp50 miliar), tiga di kategori menengah (Rp50 miliar hingga Rp250 miliar), dan dua di skala besar (di atas Rp250 miliar). Pipeline IPO didominasi sektor kesehatan (empat perusahaan), diikuti energi (dua perusahaan) dan industrials (satu). OJK mencatat lima perusahaan dengan nilai emisi terencana Rp2,028 triliun.
Meski lambat, pasar modal tetap dinamis. OJK menyatakan total dana himpun melalui instrumen pasar modal mencapai Rp169,5 triliun, dengan potensi tambahan Rp24 triliun dari refinansiasi utang dan sukuk jatuh tempo. Minat investor tetap tinggi, terlihat dari 31,9 juta Single Investor Identification (SID), naik dari 10 juta pada 2021. BEI bertarget menambah 2 juta SID baru pada 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 06.30
IPO Saham Masih Sesepi Ini
kumparan · 4 Oktober 2026 pukul 15.02
7 Perusahaan Masuk Antrean IPO per Oktober 2026, Sektor Kesehatan-Energi
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 11.57
Masih Jauh dari Target, Baru 7 Perusahaan yang Melantai di Bursa
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 14.38
BEI Terapkan IDSS dengan Manajemen Risiko Terukur dan Menyeluruh
Berita terkait
BEI Ungkap Alasan Perusahaan Tunda IPO
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 13.00
BEI Catat 7 IPO Himpun Rp2,16 Triliun, Pipeline Obligasi Capai Rp132,98 Triliun
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 21.45
BEI Catat 7 Perusahaan Masih Antre IPO, 4 Berasal dari Sektor Kesehatan
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 20.59
BEI Resmi Buka Transaksi Intraday Short Selling, Syarat Setoran Minimum Rp50 Juta
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 20.47