BEI Catat 7 IPO Himpun Rp2,16 Triliun, Pipeline Obligasi Capai Rp132,98 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 7 perusahaan yang telah mencatatkan saham (IPO) hingga 2 Oktober 2026, berhasil mengumpulkan dana Rp2,16 triliun. Di sisi lain, penerbitan efek utang dan sukuk (EBUS) lebih signifikan dengan 135 emisi dari 62 penerbit, mengumpulkan Rp132,98 triliun. Masih ada 24 emisi EBUS dalam pipeline, didominasi sektor Financials (6 perusahaan), Energy (4), dan Infrastructures (3). Pipeline IPO terdiri dari 7 perusahaan: 2 skala kecil, 3 menengah, 2 besar. Sektor Healthcare mendominasi pipeline IPO dengan 4 perusahaan, diikuti Energy (2) dan Industrials (1). Rights issue menghimpun Rp16,23 triliun dari 15 perusahaan, dengan 1 perusahaan dalam pipeline dari sektor Properties & Real Estate.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 09.01
Imbal Hasil Surat Utang AS Tinggi, Surat Utang RI Masih Menarik?
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 07.30
IHSG Anjlok 3,28% Sepekan ke 6.036, Investor Asing Jual Bersih Rp 1,27 T
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.27
5 Perusahaan Antre IPO, Target Raup Rp 2 Triliun
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.02
OJK Belum Terima Pengajuan Danantara soal Kempit 10% Saham Bursa
Berita terkait
BEI Catat 7 Perusahaan Masih Antre IPO, 4 Berasal dari Sektor Kesehatan
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 20.59
5 Perusahaan Siap IPO, Target Dana Segar Tembus Rp2,02 Triliun
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 20.40
Perkuat Pasar, BEI Buka Lebar Akses Pendanaan Lewat Bursa
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 16.11
Populer: Harga Minyak Mentah Anjlok; 6 Perusahaan Antre IPO
kumparan · 28 September 2026 pukul 05.00