Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran dan Oman Dorong Pembukaan 'Sementara' Selat Hormuz

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Menlu Oman Badr Albusaidi sepakat pada kerangka kerja sementara untuk membuka kembali pelayaran di Selat Hormuz, dilaporkan Bloomberg pada 26 Agustus. Inisiatif ini mencakup pembentukan 'koridor maritim bersama sementara' dan pembersihan ranjau untuk memulihkan navigasi aman. Pembicaraan teknis akan berlanjut untuk menyepakati koridor permanen, tata kelola selat, pertukaran informasi, dan manajemen lalu lintas kapal. Selat Hormuz, yang menjadi jalur bagi sekitar 20% pasokan minyak dan LNG dunia, sebagian besar ditutup sejak Maret setelah Iran memblokirnya menyusul serangan AS dan Israel pada 28 Februari yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran. Iran dan Oman berencana menegosiasikan rute permanen dalam 30 hingga 60 hari ke depan. Presiden AS Donald Trump mengklaim Angkatan Laut AS telah membersihkan ranjau, namun tidak menyajikan bukti. Pejabat Eropa menyatakan skeptisisme terhadap klaim tersebut. Teheran menekankan fokus hanya pada negosiasi dengan Oman, terpisah dari pembicaraan dengan Washington. Pembahasan ini juga dapat melibatkan negara-negara lain di Teluk Persia. Kesepakatan damai sementara 60 hari antara Iran dan AS yang ditandatangani pada Juni telah berakhir pada pertengahan Agustus.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait