Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran-Oman Sepakati Jalur Transit Bersama di Selat Hormuz akan Memiliki Lebar 7 Mil

Iran dan Oman sepakati pembentukan jalur transit sementara selebar tujuh mil di Selat Hormuz, menurut Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi. Jalur ini akan melintasi perairan wilayah Iran saat memasuki dan keluar dari selat. Iran menegaskan kesepakatan ini tidak berarti pembukaan kembali Selat Hormuz yang tetap ditutup dan dikendalikan penuh oleh Iran. Gharibabadi menyatakan bahwa pengaktifan jalur bersama dengan Oman juga berarti penutupan jalur selatan, dan kedua negara akan melakukan negosiasi teknis selama 30 hingga 60 hari untuk menentukan jalur permanen.

Iran menilai Selat Hormuz sebagai masalah keamanan nasional dan berhak mengambil langkah-langkah untuk melindungi kepentingannya. Gharibabadi menegaskan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz hanya akan terjadi sebagai imbalan atas penghentian perang di semua lini, pencabutan blokade, dan penyelesaian status Yaman. Sebelum itu, Amerika Serikat harus memenuhi komitmen yang telah dilanggar berdasarkan Nota Kesepahaman Islamabad. Iran tidak mempercayai Washington dalam hal ini.

Kunjungan Field Marshal Asim Munir dari Pakistan ke Tehran juga mendukung pesan serupa, menyatakan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz bergantung pada pemenuhan komitmen oleh Washington. Negosiasi antara Iran dan Oman akan menentukan pengaturan masa depan terkait pengelolaan lalu lintas di selat strategis ini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait