Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Iran Tangkap Drone Bawah Laut AS, Bakal Pulihkan Data di Dalamnya

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim menyita drone bawah air tak berawak REMUS 600 milik Amerika Serikat di Selat Hormuz pada 27 September 2026. Drone tersebut diklaim Iran beroperasi untuk misi pengintaian, dan sekarang berada di tangan personel spesialis untuk pemulihan data. Amerika Serikat membantah klaim tersebut, menyatakan tetap memiliki kontrol atas seluruh aset drone operasionalnya. Ini merupakan insiden kedua drone AS yang diklaim disita Iran dalam beberapa pekan terakhir, menambah ketegangan di perairan Selat Hormuz yang sudah penuh dinamika keamanan maritim.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait