Iran Tangkap Drone Bawah Laut AS, Bakal Pulihkan Data di Dalamnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim menyita drone bawah air tak berawak REMUS 600 milik Amerika Serikat di Selat Hormuz pada 27 September 2026. Drone tersebut diklaim Iran beroperasi untuk misi pengintaian, dan sekarang berada di tangan personel spesialis untuk pemulihan data. Amerika Serikat membantah klaim tersebut, menyatakan tetap memiliki kontrol atas seluruh aset drone operasionalnya. Ini merupakan insiden kedua drone AS yang diklaim disita Iran dalam beberapa pekan terakhir, menambah ketegangan di perairan Selat Hormuz yang sudah penuh dinamika keamanan maritim.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 September 2026 pukul 14.45
Garda Revolusi Iran Sita Drone Bawah Laut AS di Selat Hormuz
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 12.42
Rudal Jelajah Iran Hantam Kapal AS, 8 Marinir Terluka
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 07.05
Lagi, Iran Rampas Drone Selam Canggih AS di Selat Hormuz
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 21.17
Iran janjikan serangan lebih dahsyat jika AS kembali gempur Teheran
Berita terkait
Iran klaim berhasil tembak jatuh dua drone AS di dekat Selat Hormuz
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 16.53
80% Kapal Pilih Jalur Oman, Apakah Iran Sudah Kehilangan Kendali di Selat Hormuz?
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 03.30
Tak Percaya Iran, Trump Tegaskan AS Kuasai Selat Hormuz
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 13.10
Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Iran: Perundingan Hormuz Terbatas pada Oman
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 20.23