Tak Percaya Iran, Trump Tegaskan AS Kuasai Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa AS saat ini memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz, sekaligus menyatakan tidak mempercayai pemerintah Iran. Trump menuduh Iran terus-menerus memberikan kebohongan kepada AS. Pada Senin (10/8), Trump menjelaskan bahwa kapal-kapal Iran dilarang melewati Selat Hormuz menuju wilayahnya, namun akses bagi pihak lain tetap terbuka. Trump mengakui bahwa Iran masih berpotensi mengganggu pelayaran, termasuk dengan menaruh ranjau di kawasan selat. Namun, ia mengklaim bahwa pasukan AS telah berhasil menemukan dan membersihkan ranjau tersebut, sehingga mengamankan kontrol penuh atas selat tersebut. Trump juga menyatakan bahwa Iran secara finansial sedang bangkrut dan tidak memiliki dana yang cukup untuk melakukan aksi lebih lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 09.00
AS Bisa Mempertahankan Blokade Laut Terhadap Pelabuhan Iran Tanpa Batas Waktu
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 22.31
Militer Iran Tolak Klaim AS soal Kapal-kapal Bisa Melintasi Selat Hormuz secara Normal
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 21.10
Respons Klaim Trump, Iran Beri Jawaban Terbaru soal Selat Hormuz
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 15.06
Iran Klaim Temukan Kelemahan Militer AS: 'Lebih Lemah dari yang Kami Bayangkan'
Berita terkait
Klaim AS Kendalikan Selat Hormuz, Trump Usul Diubah Jadi 'Selat Trump'
Detik.com · 2 September 2026 pukul 23.02
Presiden Trump Sebut Ranjau di Selat Hormuz Telah Dibersihkan
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 10.00
Donald Trump Sesumbar Lagi, Tuduh Iran Sedang "Runtuh Total"
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 23.00
80% Kapal Pilih Jalur Oman, Apakah Iran Sudah Kehilangan Kendali di Selat Hormuz?
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 03.30