Iran klaim berhasil tembak jatuh dua drone AS di dekat Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah berhasil menembak jatuh dua drone MQ-1 milik Amerika Serikat di dekat Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir. Drone-drone tersebut dikatakan berhasil dicegat dan dihancurkan menggunakan sistem pertahanan udara canggih yang baru dikerahkan oleh Angkatan Dirgantara IRGC. Insiden ini termasuk yang keempat kalinya IRGC mengklaim berhasil menghancurkan drone asing dalam periode singkat ini.
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat semakin meningkat terkait akses melintasi Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi sumber perselisihan kedua belah pihak. Klaim ini muncul setelah serangkaian serangan militer yang meluas antara kedua negara, termasuk serangan besar-besaran AS dan Israel pada 28 Februari yang menargetkan berbagai fasilitas di Iran. Iran merespons dengan serangan rudal dan drone terhadap Israel dan pangkalan AS di wilayah berbeda.
Upaya diplomasi terus dilakukan untuk meredakan konflik yang semakin terbuka, sementara dampaknya terasa di berbagai sektor keamanan dan pertahanan regional. Presiden Iran juga menyatakan tidak mendukung pelanjutan perang dengan AS, menunjukkan adanya ruang bagi solusi damai di tengah ketegangan yang berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 07.49
Iran: AS Serang Kapal Komersial di Selat Hormuz, 1 Orang Tewas, 3 Luka
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.58
IRGC Iran Tembak Jatuh 2 Drone MQ-1 di Selat Hormuz
Detik.com · 15 September 2026 pukul 14.48
Iran Tolak Lakukan Pembicaraan dengan AS untuk Hentikan Perang
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 14.07
Gawat! Aksi Iran di Selat Hormuz Merusak Produksi Pangan Dunia
Berita terkait
Mendidih, AS Akan Terus Serang Kapal-kapal Tanker Iran!
Detik.com · 9 September 2026 pukul 18.16
Iran dan AS Saling Lempar Ancaman
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.47
Tak Ingin Perang Selesai, Iran Bakal Paksa AS Tetap Saling Serang
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 20.40
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tegaskan Perlawanan Terhadap Agresor
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 19.31