Istana Soal Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu Sekilo: Wajar Selip-Selip Satu Dua Kata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengklarifikasi kesalahan penyebutan angka oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato Sidang Tahunan MPR. Presiden menyebut upah buruh pengupas bawang sebesar Rp700 ribu per kilogram, namun Qodari menegaskan naskah pidato tertulis mencantumkan nominal Rp700 per kilogram. Kesalahan tersebut terjadi saat presiden mengucapkan angka secara langsung dalam durasi pidato yang panjang.
Qodari menilai kesalahan sebut angka (slip of the tongue) sebagai hal yang manusiawi dan wajar terjadi pada siapa pun yang berbicara dalam waktu lama. Ia sendiri mengakui sering mengalami hal serupa saat konferensi pers atau rekaman rutin mingguan. Qodari meminta publik memahami bahwa nominal yang dimaksud adalah Rp700 rupiah, bukan Rp700 ribu.
Kontroversi muncul setelah Prabowo menyebut kasus Ibu Susana dari Kabupaten Bogor yang digambarkan sebagai buruh harian pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram. Klarifikasi istana bertujuan menegaskan tidak ada perubahan data dalam naskah resmi dan kesalahan semata-mata pada pengucapan lisan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 08.00
81 Tahun Merdeka, dari Rafale di Langit hingga Upah Kupas Bawang di Pasar
Berita terkait
Istana Akui Prabowo Salah: Tak Mungkin Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu Sekilo
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 14.21
Sikap Prabowo Berubah Sejak Joget Gemoy: Ejek Rakyat hingga Kupas Bawang Sekilo Rp700 Ribu
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 12.14
Idrus Marham Puji Pidato Prabowo soal Kedaulatan di Berbagai Sektor Ekonomi
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 22.21
Prabowo Hadiri Sidang Tahunan MPR, Disambut Muzani dan Sultan Najamudin
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 14.31