Jadi Menperin, Sarmuji Mau Benahi Industri Padat Karya hingga Tekstil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Muhammad Sarmuji resmi dilantik sebagai Menteri Perindustrian (Menperin) pada Oktober 2024. Ia berkomitmen memetakan dan membenahi berbagai persoalan di sektor industri dengan fokus pada industri yang mampu menyerap banyak tenaga kerja serta menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi. Sarmuji menyatakan industri sepatu dan tekstil menjadi contoh sektor yang harus diutamakan karena potensi penyerapan tenaga kerja dan dampak pada perekonomian. Pembenahan industri memerlukan koordinasi lintas kementerian, termasuk Kementerian Investasi untuk sisi hulu investasi, Kementerian Perdagangan untuk kebijakan impor, Kementerian Keuangan untuk insentif, serta Kementerian Hilirisasi. Sarmuji juga menyatakan kemungkinan Kementerian Perindustrian berada di bawah Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Sebelum dilantik, Sarmuji pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar 2024-2029 dan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR RI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 17.30
Dilantik Jadi Menperin, Sarmuji Soroti Industri Sepatu dan Tekstil
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 18.13
Hilirisasi RI Butuh Rp11.063 Triliun, Investasi Jumbo Jadi Tantangan hingga 2040
Berita terkait
Hilirisasi Mineral Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 12.14
RI Kalahkan China Soal Olahan Nikel, Ini Bukti Terbarunya
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 08.20
Tekstil RI Makin Tertinggal, Investasi Terancam Sia-sia Tanpa Modernisas
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 17.20
Kinerja Satgas Hilirisasi Berhasil Bikin RI Menguasai 41% Industri Nikel Olahan Dunia
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 16.10