Hilirisasi Mineral Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia mengangkat hilirisasi mineral sebagai strategi utama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dengan memanfaatkan sumber daya alam melimpah seperti mineral dan batu bara, sektor ekstraktif diarahkan untuk memproses bahan mentah di dalam negeri, sehingga menghasilkan nilai tambah yang lebih tinggi. Deputi Bidang Energi dan ESDM Kemenko Bidang Perekonomian, Elen Setiadi, menyatakan bahwa kebijakan ini perlu dikembangkan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir agar manfaat ekonomi tidak hanya bersifat sementara. Hasilnya, sektor mineral kini mulai berkembang menjadi ekosistem industri yang menghasilkan produk akhir bernilai tinggi, mendukung proses industrialisasi negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 08.20
RI Kalahkan China Soal Olahan Nikel, Ini Bukti Terbarunya
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 21.12
Kawasan Industri Cilegon Makin Padat, Bisnis Infrastruktur CDIA Ikut Kebagian Cuan
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 17.20
Tekstil RI Makin Tertinggal, Investasi Terancam Sia-sia Tanpa Modernisas
Berita terkait
Tembaga Disebut Jadi Babak Baru Garapan Sumber Daya Mineral RI
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 14.02
Misbakhun Minta RI Tak Cuma Jadi Pemasok Komoditas Global
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.47
Investasi RI Tembus Rp 1.010 T, Pengusaha Ungkap Dampaknya ke Industri Lokal
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.28
Pemerintah Bidik Realisasi Investasi Rp2.322 Triliun di 2027
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.00