Jaga Kualitas Aset, Begini Strategi Bank Aladin Syariah di Era Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Utama Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, menyatakan bahwa banknya menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menjaga kualitas aset di era digitalisasi. Prinsip ini menjadi pedoman agar kegiatan usaha, penghimpunan, dan penyaluran dana tetap aman dan sehat. Bank juga mempertahankan komitmen terhadap prinsip kesyariahan, penguatan tata kelola, dan manajemen risiko yang solid.
Strategi ini dilakukan sebagai respons terhadap perubahan kebutuhan nasabah yang terus bergeser, baik karena tuntutan hidup maupun dampak digitalisasi yang memaksa. Koko menjelaskan bahwa percepatan digitalisasi di Indonesia, terutama selama pandemi COVID-19 (2019-2021), mendorong masyarakat untuk beradaptasi cepat dengan layanan keuangan digital.
Bank Aladin Syariah berkomitmen menyediakan solusi keuangan yang relevan dan mudah diakses melalui digital, sambil tetap menjaga keamanan, manajemen risiko, privasi data, dan kenyamanan nasabah. Fokus utama adalah menciptakan model bisnis yang berkelanjutan dan sesuai dengan infrastruktur yang dimiliki bank.
Bagikan
Berita terkait
Taufan Pawe: IKD Harus Mempermudah, Bukan Menghambat Penerima Bansos
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.30
Pertumbuhan Digital Harus Diikuti Kesiapan Menjaga Keamanan Data dan Sistem
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.17
Dapur SPPG Punya Risiko Kebakaran hingga Kecelakaan Kerja, Ini Langkah Mitigasinya
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.00
Bank Syariah Masuk Ekosistem Pembayaran KMT
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 20.11