Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Jaga Pertumbuhan, Telkom Genjot Bisnis Infrastruktur Digital

Telkom Indonesia menjalankan transformasi strategis melalui pilar TLKM 30 dengan menerapkan model HoldCo-OpCo. Perusahaan melakukan delayering bisnis ke dalam lima segmen utama (B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, International, serta Others dan Ancillary) untuk meningkatkan akuntabilitas, efisiensi operasional, dan mempercepat pengambilan keputusan strategis.

Kinerja keuangan semester I 2026 menunjukkan pertumbuhan positif dengan pendapatan konsolidasi Rp75,9 triliun (naik 3,9% YoY) dan laba bersih ternormalisasi Rp11,3 triliun (naik 6,2% YoY). Pertumbuhan ini didorong oleh monetisasi bisnis seluler, peningkatan ARPU mobile Telkomsel menjadi Rp46 ribu, serta ekspansi kapasitas data center NeutraDC yang mencapai 49,9 MW. Telkom juga mengalokasikan lebih dari 94% CAPEX pada bisnis inti untuk memastikan pertumbuhan jangka panjang yang sehat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait